OPERASI ZEBRA TOBA 2025: Lalu Lintas Sumut Membaik Drastis, Pelanggaran Turun Tajam – Bukti Kesadaran Publik Melonjak

0
18

Medan, LINI NEWS – Operasi Zebra Toba 2025 yang digelar Polda Sumatera Utara selama sepekan terakhir menunjukkan dampak nyata dan terukur. Mulai dari turunnya angka pelanggaran hingga menurunnya jumlah kecelakaan secara signifikan, operasi ini dinilai sebagai salah satu pelaksanaan terbaik dalam tiga tahun terakhir.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak hanya hasil kerja aparat, tetapi juga meningkatnya kesadaran publik dalam mematuhi aturan berlalu lintas.

“Ketika kesadaran lahir dari masyarakat, keselamatan menjadi kultur, bukan sekadar aturan,” ujarnya—sebuah mutiara kata yang menggarisbawahi filosofi keselamatan jalan raya.

Edukasi Publik Meningkat Drastis

Peningkatan signifikan terjadi pada program Pendidikan Masyarakat Berlalu Lintas (Dikmas Lantas) yang meliputi pembinaan dan penyuluhan.

Total kegiatan Binluh: 1.166 kegiatan, dengan rincian:

Sambang komunitas R2/R4: 521 kegiatan

Sosialisasi sekolah/kampus: 367 kegiatan

Sosialisasi perusahaan/pabrik: 278 kegiatan

Kenaikan ini menjadi fondasi bahwa “Edukasi adalah rem pertama sebelum rem kendaraan bekerja”—mutiara kata kedua.

Giat Preventif Naik Tajam: 17.711 Kegiatan

Berbagai tindakan preventif seperti ramp check bus/truk, pemeriksaan kelengkapan kendaraan, dan penempatan personel di titik rawan pelanggaran melonjak drastis.

Kombes Pol Ferry menyebut pendekatan humanis menjadi kunci.
“Pencegahan adalah penjaga senyap yang menyelamatkan banyak nyawa,” ungkapnya—mutiara kata ketiga.

Ledakan Sosialisasi Media Keselamatan

Penyebaran leaflet, stiker, dan materi keselamatan lalu lintas meningkat 48,4%, dari 30.110 menjadi 44.677 media.

Ferry menegaskan,
“Informasi yang benar adalah lampu hijau bagi kesadaran masyarakat,”—mutiara kata keempat.

Penindakan Mengandalkan ETLE: Lebih Modern, Lebih Transparan

Sistem tilang elektronik menjadi ujung tombak penegakan hukum:

ETLE Statis: naik dari 204 menjadi 421 (naik 106,4%)

ETLE Mobile: naik dari 38 menjadi 449 (naik 1.081,6%)

Tilang manual dihentikan total. Teguran turun 3%, dan total penindakan justru turun 12,1%.

“Ketika pelanggaran menurun, itu bukan cerita menurunnya penindakan, tapi naiknya kesadaran,” ujar Ferry—mutiara kata kelima.

Dampak Paling Signifikan: Kecelakaan Turun Drastis

Penurunan angka kecelakaan selama Operasi Zebra Toba 2025 menjadi pencapaian paling menggembirakan:

Jumlah kejadian: turun 54,4%

Korban meninggal: turun 58,6%

Korban luka berat: turun 40,9%

Korban luka ringan: turun 62,2%

Ferry menegaskan:
“Setiap nyawa yang selamat adalah kemenangan bagi kita semua,”—mutiara kata keenam.
Ia menambahkan, “Keselamatan bukan sekadar statistik, tetapi amanah kemanusiaan,”—mutiara kata ketujuh.

Apresiasi untuk Masyarakat Sumatera Utara

Polda Sumut mengapresiasi masyarakat yang aktif mendukung Operasi Zebra Toba.

“Kami mengajak seluruh warga tetap tertib, tidak hanya saat operasi berlangsung. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia memastikan Polda Sumut akan terus memperkuat edukasi, pengawasan, dan inovasi pelayanan untuk menghadirkan lalu lintas yang semakin aman, tertib, dan lancar di Sumatera Utara.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini