Ketua DPRD Medan Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., Dukung Pensi SMP St. Yoseph Pemuda Medan, Dorong Siswa Berani Berkarya dan Berprestasi

0
9

Medan, LINI NEWS – Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B., menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Pentas Seni (Pensi) 2026 SMP Swasta Katolik St. Yoseph Pemuda Medan.

Kegiatan ini dinilai strategis sebagai wadah pengembangan bakat, kreativitas, karakter, keberanian, serta kepercayaan diri generasi muda dalam meraih prestasi.

Dukungan tersebut disampaikan Wong Chun Sen saat menerima audiensi panitia Pensi 2026 di ruang kerjanya, Senin (26/10/2026).

Dalam pertemuan itu, panitia turut menyampaikan undangan agar Ketua DPRD Medan berkenan menghadiri kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 20 November 2026, di International Convention Hall Center Lantai V, Medan.

Pentas seni tersebut direncanakan melibatkan sekitar 1.500 siswa dari Kota Medan. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi para
pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat berprestasi sejak usia dini.

Wong Chun Sen: Pentas Seni Penting untuk Membentuk Karakter dan Kepercayaan Diri

Wong Chun Sen menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Selain memperoleh pengetahuan akademik, siswa juga perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat melalui kegiatan seni, budaya, serta kreativitas.

Menurutnya, pentas seni merupakan salah satu sarana positif untuk membentuk karakter generasi muda agar berani tampil, mampu bekerja sama, menghargai karya orang lain, dan memiliki motivasi untuk terus meningkatkan prestasi.

“Di luar proses belajar mengajar, siswa juga memiliki talenta yang dapat menjadi motivasi untuk membentuk jati diri, meningkatkan prestasi, kreativitas, keberanian, dan kepercayaan diri. Saya berharap kegiatan Pensi nantinya berjalan sukses dan lancar,” ujar Wong.

Ia berharap Pensi 2026 tidak sekadar menjadi acara hiburan, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para siswa dalam mengenali kemampuan diri, melatih kedisiplinan, membangun tanggung jawab, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

Dukungan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi pihak sekolah untuk terus menghadirkan kegiatan pendidikan yang seimbang antara penguatan akademik, pembentukan karakter, dan pengembangan kreativitas.

Mengusung Tema “Sayap-sayap Sang Juara”

Koordinator Umum Pensi 2026, Saul Tarigan, S.Si., S.Pd., bersama Ketua Panitia Benedict K. Sianturi, Sekretaris Gracey Aurelia Kacaribu, Kepala Sekolah SMP Lindawati Sihotang S.Pd , pengurus, Samudera S.Kom (Koordinator) dan perwakilan siswa, menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan kepada Ketua DPRD Medan.

Benedict menjelaskan, Pensi 2026 mengusung tema

“Sayap-sayap Sang Juara”, yang merepresentasikan semangat para siswa untuk berani bermimpi, mengembangkan kemampuan, mengejar cita-cita, serta menghadapi masa depan dengan optimisme.

Tema tersebut diharapkan mampu menginspirasi siswa agar tidak takut menunjukkan potensi yang dimiliki.

Setiap anak mempunyai kelebihan dan kesempatan untuk berkembang apabila memperoleh dukungan, bimbingan, serta ruang yang tepat untuk berkarya.

Pentas seni juga menjadi bentuk apresiasi terhadap proses pendidikan dan pencapaian siswa.

Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan dapat belajar menghargai perjuangan, memahami arti kerja sama, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap hasil karya sendiri maupun teman-temannya.

Sementara itu, Saul Tarigan berharap kegiatan tersebut dapat mempererat persaudaraan seluruh warga sekolah, menciptakan kenangan positif selama masa pendidikan, serta menjadi kesempatan bagi siswa untuk menampilkan karya seni terbaik mereka.

Panitia juga berharap Wong Chun Sen dapat membantu memfasilitasi audiensi dengan Wali Kota Medan guna menyampaikan rencana kegiatan sekaligus membangun dukungan terhadap penyelenggaraan Pensi 2026.

Wong Chun Sen Tekankan Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini

Selain memberikan dukungan terhadap pengembangan kreativitas siswa, Wong Chun Sen turut menyoroti pentingnya pendidikan antikorupsi sejak dini, khususnya bagi pelajar tingkat SMP hingga SMA sederajat.

Menurutnya, pendidikan antikorupsi perlu diperkenalkan secara berkelanjutan agar generasi muda memahami bahwa korupsi merupakan tindakan yang merugikan masyarakat, menghambat pembangunan, dan merusak kepercayaan terhadap penyelenggaraan negara.

Ia mendorong sekolah untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, keberanian berkata benar, serta kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat. Dengan demikian, siswa tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki integritas serta kepedulian sosial.

Wong menilai keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur melalui nilai akademik atau penghargaan yang diraih, tetapi juga melalui karakter dan perilaku yang mencerminkan kejujuran serta tanggung jawab.

Pada kesempatan itu, Wong Chun Sen menyatakan kesediaannya untuk menghadiri Pensi 2026 SMP Swasta Katolik St. Yoseph Pemuda Medan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi dan prestasi.

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pembentukan Generasi Berintegritas

Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pihak sekolah, panitia kegiatan, dan DPRD Kota Medan dalam mendukung pengembangan pendidikan yang menyeluruh.

Pentas seni diharapkan dapat menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar berani tampil, menghargai perbedaan, mengembangkan kreativitas, serta membangun kepercayaan diri.

Di sisi lain, penguatan pendidikan karakter dan antikorupsi menjadi fondasi penting untuk menyiapkan generasi muda yang unggul dan berintegritas.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut penasihat Pensi SMP Swasta Katolik St. Yoseph Pemuda Medan serta anggota DPRD Kota Medan, Jusup Ginting Suka, S.E., dan Binsar Simarmata.

Wong menambahkan:

Semangat Berkarya, Berprestasi, dan Berintegritas

“Prestasi besar berawal dari keberanian untuk mencoba dan kemauan untuk terus belajar.”

“Pendidikan bukan hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga membentuk karakter dan memuliakan perilaku.”

“Setiap anak memiliki sayap untuk terbang; tugas pendidikan adalah membantu mereka menemukan keberanian untuk mengepakkan sayapnya.”

“Kreativitas membuka jalan menuju prestasi, sedangkan kedisiplinan menjaga langkah menuju keberhasilan.”

“Jangan takut tampil dengan karya terbaik, sebab keberanian hari ini dapat menjadi kebanggaan pada masa depan.”

Sementara Kepala Sekolah Lindawati Sihotang S.Pd menuturkan:

“Generasi juara bukan hanya mereka yang unggul dalam prestasi, tetapi juga mereka yang menjunjung tinggi kejujuran dan integritas.”

“Masa depan bangsa yang bersih dan bermartabat dimulai dari generasi muda yang berani bermimpi, tekun berkarya, dan teguh memegang kebenaran.”

Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan terhadap rencana pelaksanaan Pensi 2026.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini