Karutan Andi Surya Tutup Pelatihan Kerja & Serahkan Sertifikat Bagi Warga Binaan Rutan Kelas I Medan

0
25

Medan, LINI NEWS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan resmi menutup program pelatihan kerja dan menyerahkan sertifikat kompetensi kepada warga binaan yang telah menyelesaikan pelatihan kemandirian bidang montir sepeda motor, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Rutan Kelas I Medan, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Deli Serdang, serta Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuk Pakam.

Kehadiran Karutan & Pimpinan Instansi Mitra

Acara yang digelar di Aula Sahardjo Rutan Kelas I Medan dihadiri oleh:

Kepala Rutan (Karutan) Andi Surya beserta jajaran,

Plt. Kadisnaker Deli Serdang, Norma Siagian,

Kepala UPT BLK Lubuk Pakam, Zuhri Ramadhan,

Para instruktur pelatihan,

Serta puluhan warga binaan peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Karutan Andi Surya menegaskan bahwa program pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Rutan Kelas I Medan dalam memperkuat pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan nyata di bidang montir sepeda motor agar menjadi modal penting ketika bebas nantinya,” ujar Karutan.

Komitmen Pemerintah Daerah & Apresiasi Instruktur

Plt. Kadisnaker Deli Serdang, Norma Siagian, menyampaikan dukungan penuh terhadap program pembinaan kemandirian di lingkungan permasyarakatan. Ia menekankan bahwa Disnaker akan terus bersinergi melalui program pelatihan berbasis kompetensi.

Sementara itu, para instruktur dari BLK Lubuk Pakam menilai peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti rangkaian pelatihan, baik teori maupun praktik.

Materi Pelatihan & Hasil Kompetensi

Program pelatihan montir sepeda motor ini mencakup kompetensi:

Perawatan dan servis ringan,

Penggantian komponen dasar,

Analisa kerusakan,

Teknik perbaikan tingkat dasar hingga menengah.

Pada akhir kegiatan, seluruh peserta dinyatakan lulus dan menerima sertifikat kompetensi kerja yang diakui oleh Disnaker dan BLK, sehingga dapat menjadi modal resmi untuk memasuki dunia kerja atau membangun usaha mandiri setelah bebas nanti.

Dampak Pembinaan Kemandirian

Rutan Kelas I Medan berharap program ini menjadi langkah penting dalam mendorong pemulihan diri, meningkatkan rasa percaya diri, dan memperkuat kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan berdaya.

Ia juga menyampaikan hal Keterampilan adalah jembatan antara masa lalu yang kelam dan masa depan yang terang.

“Harapan tumbuh ketika tangan belajar bekerja.”

“Sertifikat hanyalah kertas, tetapi tekad adalah kekuatan yang mengubah hidup.”

“Pembinaan bukan sekadar proses, tetapi jalan pulang menuju martabat.”

“Setiap keterampilan membuka satu pintu baru di dunia luar.”

“Belajar memperbaiki mesin, sambil pelan-pelan memperbaiki diri.”

“Kesempatan kedua dimulai dari kemauan untuk berubah.” imbuhnya menutup.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini