IPPAFest 2025: Panggung Harapan dan Karya Warga Binaan, dari Penjara Menuju Panggung Bangsa

0
117

Jakarta, LINI NEWS – Festival Produk dan Seni Narapidana bertajuk Indonesian Prison Products and Arts Festival (IPPAFest) 2025 digelar di Lapangan Banteng, Jakarta, pada 21–24 April 2025. Mengusung tema Creation Beyond the Bars, acara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61. Beragam karya Warga Binaan dari seluruh Indonesia dipamerkan, mulai dari seni pertunjukan, fesyen, kuliner, hingga bazar UMKM.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menekankan pentingnya IPPAFest sebagai simbol harapan dan pemulihan martabat manusia. Menurutnya, festival ini menunjukkan bahwa kreativitas tidak bisa dipenjara dan Warga Binaan layak diberi panggung untuk berkarya.

Festival ini juga dimeriahkan kolaborasi musisi seperti Zivilia Band dan Virgoun dengan band narapidana, serta pertunjukan seni dari berbagai Lapas dan Rutan. Selain itu, lelang karya seni seperti batik dan lukisan berhasil meraih ratusan juta rupiah, menunjukkan tingginya apresiasi terhadap hasil karya mereka.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, serta Dirjen Pemasyarakatan, Mashudi, turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk transisi pemikiran dalam melihat Warga Binaan sebagai individu yang potensial dan layak diberdayakan. IPPAFest diharapkan menjadi cermin masa depan cerah dan bagian dari upaya besar pembinaan serta integrasi sosial Warga Binaan.

Acara ini juga dihadiri oleh pejabat tinggi negara, termasuk perwakilan kementerian, lembaga legislatif, pemerintah daerah, serta mitra kerja Pemasyarakatan. IPPAFest 2025 ditutup dengan peluncuran Galeri Pemasyarakatan dan Hari Cinta Produk Warga Binaan.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini