Dr. Harli Siregar Pulang Kampung! Putra Simalungun Resmi Jabat Kajati Sumut, Dari Jubir Korps Adhyaksa ke Pemimpin di Tanah Leluhur

0
100

Medan, LINI NEWS – Angin segar reformasi kembali berembus dari tubuh Kejaksaan Agung. Dalam langkah strategis penuh makna, Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, secara resmi mengangkat Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara, menggantikan Idianto, S.H., M.H. yang kini dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung di Jakarta.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 352 Tahun 2025 tertanggal 4 Juli 2025, yang langsung ditandatangani oleh Jaksa Agung sendiri — menunjukkan betapa pentingnya peran dan kepercayaan yang disematkan kepada Harli Siregar, seorang jaksa senior yang dikenal tegas, cerdas, dan komunikatif.

Dari Juru Bicara Nasional ke Penjaga Keadilan di Sumatera Utara

Sebelum dipercaya menakhodai Kejati Sumut, Harli Siregar menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, jabatan yang menjadikannya corong resmi institusi Adhyaksa di tingkat nasional. Di tangan Harli, informasi kelembagaan Kejaksaan menjadi lebih transparan, tajam, dan berbasis pada prinsip keadilan restoratif.

Kini, dengan tugas baru di kampung halamannya, Harli kembali ke Sumatera Utara bukan hanya sebagai pemimpin formal, tetapi juga sebagai simbol pulangnya harapan dan integritas.

“Pulang bukan sekadar kembali, tapi untuk memberi cahaya bagi tanah kelahiran. Saat seorang putra daerah memimpin, maka sejarah pun bersiap menulis babak baru.” — sebuah mutiara kata yang seakan menggambarkan momentum ini.

Jejak Emas Sang Putra Simalungun

Dr. Harli Siregar lahir dan besar di tanah Simalungun, Sumatera Utara. Ia menempuh seluruh jenjang pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), hingga berhasil meraih gelar doktor hukum pada tahun 2022 — sebuah pencapaian akademik yang menjadi fondasi kuat dalam kiprahnya menegakkan hukum berbasis ilmu dan nurani.

Dalam perjalanan kariernya, Harli pernah memimpin sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang — daerah yang cukup menantang dalam urusan penegakan hukum. Kepemimpinannya yang tegas dan humanis di Lubuk Pakam menjadikannya salah satu jaksa yang disegani dan dicintai publik.

Rotasi Strategis Korps Adhyaksa

Pergantian pucuk pimpinan Kejati Sumut merupakan bagian dari rotasi dan promosi jabatan yang menjadi bagian dari upaya pembaruan internal Kejaksaan. Selain di Sumatera Utara, Kejaksaan Agung juga melakukan penyegaran di beberapa wilayah strategis lain seperti Kalimantan Timur, Papua Barat, dan Kepulauan Riau.

Rotasi ini bukan hanya soal mutasi, tapi upaya berkesinambungan untuk menghadirkan wajah baru penegakan hukum yang bersih, berwibawa, dan berpihak pada keadilan sejati.

Harapan Baru di Tanah Batak

Dengan pelantikan Harli Siregar sebagai Kajati Sumut, publik menaruh harapan besar. Sebab di balik senyum tenangnya, Harli dikenal sebagai pemimpin berprinsip, tidak mudah diintervensi, dan menjunjung tinggi etika penegakan hukum.

“Hukum bukan sekadar teks, tapi ruh keadilan yang harus hidup di tengah masyarakat. Di sanalah jaksa menjadi penuntun nurani publik.” — demikian filosofi yang kerap dikutip Harli dalam berbagai forum.

Kini, Sumatera Utara menanti gebrakan sang putra daerah. Langkahnya ditunggu, keberaniannya diuji, dan integritasnya diharapkan menjadi batu pijakan baru dalam perjalanan panjang pemberantasan korupsi, mafia tanah, dan kejahatan terorganisir di bumi Andalas bagian utara ini.(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini