Brimob Polda Sumut dan Warga Satukan Tenaga Wujudkan MCK Layak bagi Korban Banjir Tolang Julu

0
166

Tapsel, LINI NEWS – Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, kembali menjadi saksi kuatnya semangat gotong royong antara aparat negara dan masyarakat.

Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bersama warga setempat bahu-membahu mempercepat pembangunan fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) bagi masyarakat terdampak banjir, sebagai upaya memulihkan kehidupan yang lebih sehat dan bermartabat pascabencana.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, dan menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang berjuang bangkit dari dampak bencana alam.

Pembangunan MCK dipandang sebagai kebutuhan mendesak, mengingat sanitasi yang layak merupakan fondasi utama kesehatan dan keselamatan lingkungan warga.

Di bawah komando Danton I Kompi 1 Batalyon C Brimob Polda Sumut, IPTU Roy Sandri Pohan, S.H., progres pembangunan MCK telah mencapai 97 persen. Sejumlah tahapan akhir saat ini tengah diselesaikan, meliputi pengecatan bagian dalam kamar mandi, perbaikan tower air dan bak penampungan (baltenk), serta pembersihan lantai keramik agar fasilitas tersebut siap digunakan secara optimal oleh masyarakat.

Penyelesaian tahap akhir ini bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan simbol bahwa harapan akan kehidupan yang lebih layak kian mendekati kenyataan.

“Bencana boleh meruntuhkan bangunan, tetapi kepedulian akan selalu membangun kembali harapan,” menjadi mutiara kata yang tercermin nyata dalam kerja bersama ini.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat turut membangkitkan kembali kepercayaan diri dan semangat warga Tolang Julu. Dengan perlengkapan lengkap serta kondisi personel yang sehat dan prima, seluruh anggota Batalyon C bekerja tanpa mengenal lelah, menyatu dengan warga dalam semangat kebersamaan dan pengabdian.

Pembangunan MCK ini bukan hanya tentang dinding, pipa, dan air bersih, tetapi tentang menjaga martabat manusia, memulihkan kesehatan lingkungan, serta meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan pascabencana.

“Ketika tangan-tangan bersatu dan hati dipenuhi empati, penderitaan berubah menjadi kekuatan,” menjadi mutiara kata kedua yang mencerminkan kolaborasi harmonis antara Brimob dan masyarakat.

Melalui aksi nyata ini, Brimob Polda Sumatera Utara kembali menegaskan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat—hadir tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam kerja kemanusiaan yang membangun harapan serta menata kembali masa depan yang lebih baik bagi rakyat.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini