Medan, LINI NEWS – Jean Calvijn Simanjuntak memimpin langsung Apel Sabuk Kamtibmas dan Kentongan Kamtibmas di Lapangan Mapolrestabes Medan, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat keamanan berbasis masyarakat, sekaligus dirangkaikan dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang sarat nilai kebersamaan.
Kehadiran 556 Peserta:
Kolaborasi Lintas Elemen
Apel tersebut dihadiri oleh Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen, unsur Pemerintah Kota Medan, Dandim 0201 Medan, hingga tokoh agama, masyarakat, pemuda, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan Ketua PWI Sumut.
Sebanyak 556 peserta dari berbagai kelurahan dan Kampus HKBP Nommensen menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas kota.

Deklarasi dan Dentang
Kentongan: Simbol Dimulainya Gerakan
Kegiatan diawali prosesi resmi dengan pembacaan Deklarasi Sabuk dan Kentongan Kamtibmas oleh perwakilan masyarakat.
Momen sakral ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Kapolrestabes sebagai simbol dimulainya gerakan pengamanan berbasis partisipasi warga.
Fakta Tegas: Kejahatan Jalanan Turun 14 Persen
Dalam amanatnya, Kapolrestabes menegaskan capaian signifikan: angka kejahatan jalanan di Kota Medan turun 14 persen.
Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk memperkuat keamanan lingkungan berbasis komunitas dan kearifan lokal.
Pilot Project Medan Timur: Strategi Terukur dan Terarah
Program Sabuk dan Kentongan Kamtibmas ditetapkan sebagai pilot project di wilayah hukum Polsek Medan Timur.
Didukung Kecamatan Medan Perjuangan dan Medan Timur, program ini melibatkan empat kelurahan dan 43 lingkungan sebagai basis implementasi awal sebelum diperluas ke seluruh wilayah hukum Polrestabes Medan.
Penegasan Kapolrestabes:
Keamanan adalah Tanggung Jawab Bersama
Kapolrestabes menegaskan bahwa kunci keberhasilan program terletak pada keterlibatan aktif masyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen untuk bersatu tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan budaya demi menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Integrasi Satkamling dan SISPAM Kota Medan
Polrestabes Medan juga mendorong penguatan Satkamling yang dipadukan dengan program Sabuk dan Kentongan Kamtibmas.
Selain itu, dikembangkan pula Sistem Pengamanan Kota (SISPAM) Medan bersama Pemerintah Kota dan Kodim 0201 Medan sebagai langkah strategis menjaga stabilitas jangka panjang.
Nuansa Idul Fitri: Momentum Persatuan dan Maaf
Kegiatan ditutup dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H.
Dalam suasana penuh kehangatan, Kapolrestabes mengajak masyarakat mempererat solidaritas serta menyampaikan pesan maaf lahir dan batin.
Langkah Nyata Harkamtibmas Berkelanjutan
Kegiatan ini menjadi bukti konkret komitmen Polrestabes Medan dalam mendukung program Harkamtibmas Polri yang menitikberatkan pada pencegahan serta partisipasi aktif masyarakat demi terciptanya keamanan berkelanjutan di Kota Medan.
Kamtibmas dari Kapolrestabes Medan
“Keamanan bukan hadiah, melainkan hasil dari kepedulian bersama.”
“Ketika masyarakat bergerak, kejahatan akan surut.”
“Kentongan bukan sekadar bunyi, tetapi tanda kewaspadaan hidup.”
“Tidak ada keamanan tanpa persatuan.”
“Lingkungan aman lahir dari hati yang saling menjaga.”
“Kamtibmas kuat, kota bermartabat.”
“Kolaborasi adalah benteng paling kokoh melawan kejahatan.” (Salomo Simorangkir)




