Tongkat Komando Berganti di Medan Labuhan: Sinergi dan Ketegasan Jadi Kunci Menjaga Keamanan

0
5

Medan Labuhan, LINI NEWS – Serah terima jabatan Kapolsek Medan Labuhan resmi digelar dalam suasana khidmat di halaman Mapolsek Medan Labuhan pada Selasa, 21 April 2026.

Jabatan tersebut kini diemban oleh AKP D Raja Putra Napitupulu yang menggantikan Kompol T Sibuea, yang mendapat penugasan baru di Ditreskrimsus Polda Sumut.

Acara pisah sambut ini tidak sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, melainkan juga menjadi momentum refleksi atas tantangan keamanan yang dihadapi wilayah hukum Medan Labuhan.

Dalam sambutannya, Kompol T Sibuea menegaskan pentingnya menjaga semangat kerja dan kekompakan di tengah tingginya angka laporan kriminalitas.

Ia menilai bahwa keberhasilan menjaga stabilitas keamanan selama ini tidak lepas dari soliditas internal dan koordinasi yang baik dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Wilayah hukum Polsek Medan Labuhan sendiri mencakup empat kecamatan, yakni Medan Deli, Medan Marelan, Medan Labuhan, dan Labuhan Deli. Dengan kekuatan hanya 74 personel termasuk ASN, tanggung jawab yang diemban terbilang berat.

Namun demikian, Kompol T Sibuea memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi anggotanya yang dinilai mampu bekerja maksimal dalam keterbatasan.

Sementara itu, Kapolsek yang baru, AKP D Raja Putra Napitupulu, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan.

Ia menekankan bahwa tugas menjaga ketertiban bukan semata tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat luas.

Dalam perkenalannya, AKP Napitupulu memaparkan perjalanan kariernya yang dimulai setelah lulus Akademi Kepolisian dengan penugasan pertama di Polda Riau, kemudian berlanjut ke Polda Papua Barat, hingga akhirnya dipercaya bertugas di Polda Sumatera Utara.

Dukungan juga datang dari unsur pemerintahan setempat. Camat Medan Labuhan, Elias Padang, mengajak seluruh pihak termasuk organisasi kepemudaan untuk bersinergi menjaga keamanan.

Ia menyoroti bahwa tingkat kriminalitas di kawasan Medan Utara belakangan ini menunjukkan peningkatan, sehingga diperlukan kerja sama yang lebih kuat dan terstruktur.

Acara ini turut dihadiri berbagai unsur Forkopimcam, di antaranya perwakilan kecamatan, TNI, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan dunia usaha, yang menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Keamanan bukan diwariskan, tetapi diperjuangkan setiap hari dengan kerja nyata.

Keterbatasan personel bukan alasan, melainkan ujian bagi profesionalisme.

Soliditas tim adalah benteng pertama melawan kejahatan.
Koordinasi yang lemah melahirkan celah, sinergi yang kuat menciptakan solusi.

Pemimpin baru bukan sekadar mengganti posisi, tetapi membawa arah dan harapan baru.

Keamanan wilayah adalah cerminan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Ketegasan tanpa kebersamaan hanyalah kekuatan yang rapuh.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini