Wali Kota Medan Rico Waas dan Kapolrestabes Jean Calvijn Lepas Mudik Gratis 1447 H, Aksi Humanis Kompol Lengkap Suherman Siregar Curi Perhatian

0
37

Medan, LINI NEWS – Suasana haru, semangat, dan kebersamaan mewarnai kegiatan pemberangkatan Mudik Gratis 1447 Hijriah di Terminal Amplas, Medan, Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang menjadi bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat itu secara langsung dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., dengan pengamanan ketat dari jajaran Polrestabes Medan.

Di tengah antusiasme ribuan warga yang hendak pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga, pemerintah dan aparat kepolisian hadir memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Momentum ini bukan hanya sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam keterangannya menegaskan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan menuju kampung halaman, melainkan juga momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan bersama keluarga di hari yang suci.

Menurut Rico Waas, program mudik gratis yang digelar pemerintah merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang ingin merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya perjalanan yang tinggi.

Ia menilai, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama pada momentum besar keagamaan seperti Lebaran.

Tak hanya itu, Wali Kota Medan juga mengingatkan seluruh sopir dan kru angkutan agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang selama di perjalanan.

Ia menegaskan agar para pengemudi tidak memaksakan diri apabila dalam kondisi lelah, sebab keselamatan warga adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., turut memberikan imbauan kepada para pemudik agar tetap tertib, menjaga barang bawaan masing-masing, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan menuju daerah tujuan.

Kapolrestabes juga memastikan bahwa jajaran kepolisian hadir penuh dalam pengamanan kegiatan tersebut.

Dengan dukungan personel di lapangan, termasuk pengawalan dari Sat Lantas Polrestabes Medan hingga pintu Tol Amplas, seluruh rangkaian pemberangkatan berlangsung dalam situasi yang aman dan tertib.

Kehadiran dua pucuk pimpinan daerah itu memberi pesan kuat bahwa negara benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Pemerintah memastikan warga bisa mudik dengan nyaman, sementara kepolisian menjamin perjalanan berlangsung aman. Sinergi itu menjadi fondasi penting dalam menciptakan rasa tenang bagi para pemudik yang akan menempuh perjalanan menuju kampung halaman.

Namun, di balik lancarnya prosesi pemberangkatan yang tertata rapi itu, muncul satu momen kemanusiaan yang begitu menyentuh perhatian publik.

Di tengah kerumunan padat pemudik, seorang petugas mendadak pingsan saat menjalankan tugas.

Situasi itu sempat mengundang kepanikan kecil di lokasi, namun respons cepat segera terlihat dari jajaran kepolisian yang siaga.
Adalah Kasat Intelkam Polrestabes Medan Kompol Lengkap Suherman Siregar yang dengan sigap turun tangan memberikan pertolongan.

Tanpa ragu, ia bergerak cepat menembus kerumunan, membantu mengevakuasi petugas yang pingsan ke tempat yang lebih aman, serta memastikan penanganan segera dilakukan. Aksinya yang spontan, tegas, dan penuh empati itu langsung mencuri perhatian warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Di tengah tugas pengamanan yang padat dan melelahkan, tindakan Kompol Lengkap Suherman Siregar memperlihatkan bahwa aparat kepolisian tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan kemanusiaan.

Ia menunjukkan bahwa di balik seragam dan tanggung jawab besar yang diemban, ada kepekaan nurani yang tetap hidup dan bekerja.
Momen itu menjadi potret nyata sisi humanis Polri di tengah pelayanan publik. Ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, aparat hadir.

Ketika rekan petugas tumbang di tengah tugas, solidaritas dan kepedulian pun langsung ditunjukkan.

Inilah bentuk pengabdian yang sesungguhnya—hadir bukan hanya saat situasi normal, tetapi juga ketika keadaan darurat datang tanpa aba-aba.

Aksi Kompol Lengkap Suherman Siregar menjadi penegas bahwa kelancaran sebuah kegiatan besar tidak hanya ditentukan oleh sistem pengamanan yang tertib, tetapi juga oleh nilai kemanusiaan yang hidup di dalamnya.

Ketegasan, kecepatan, dan kepedulian yang ia tunjukkan menjadi cermin bahwa Polri tetap berdiri dekat dengan masyarakat dan sesama aparat yang bertugas di lapangan.

Peristiwa itu sekaligus memperkaya makna pemberangkatan mudik gratis tahun ini. Bahwa selain membawa semangat pulang ke kampung halaman, kegiatan tersebut juga menghadirkan pelajaran penting tentang pengabdian, kebersamaan, dan kepedulian antarsesama manusia.

Dengan pemberangkatan yang berlangsung aman, tertib, dan penuh perhatian, kegiatan Mudik Gratis 1447 H di Terminal Amplas menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan dan Polrestabes Medan mampu menghadirkan pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Di satu sisi, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan makna mudik sebagai ajang silaturahmi dan wujud kehadiran pemerintah.

Di sisi lain, Kapolrestabes Medan Jean Calvijn memastikan keamanan dan ketertiban perjalanan warga.

Sementara itu, Kompol Lengkap Suherman Siregar menghadirkan keteladanan lewat aksi kemanusiaan yang menyentuh hati.

Mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi jalan hati untuk kembali memeluk silaturahmi.

Pemerintah yang hadir adalah pemerintah yang mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi rakyatnya.
Di tengah keramaian, nilai kemanusiaan selalu menemukan jalannya untuk bersinar.

Keselamatan adalah bentuk kasih sayang paling nyata dalam sebuah perjalanan.
Seragam hanya simbol tugas, tetapi kepedulian adalah bukti sejati pengabdian.

Pemimpin yang baik bukan hanya memberi arahan, tetapi juga memastikan rakyatnya merasa dilindungi.

Ketika pengabdian bertemu kemanusiaan, lahirlah keteladanan yang tak mudah dilupakan.

Pemberangkatan Mudik Gratis 1447 H di Terminal Amplas pada 16 Maret 2026 tidak hanya menjadi peristiwa seremoni pelepasan ribuan warga menuju kampung halaman. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi gambaran utuh tentang hadirnya pemerintah, sigapnya kepolisian, dan hidupnya nilai kemanusiaan di tengah pelayanan publik.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. tampil sebagai simbol sinergi dalam menjamin masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman.

Sementara Kompol Lengkap Suherman Siregar menunjukkan sigap di balik pengamanan yang ketat, ada hati yang tetap peka terhadap sesama.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini