Medan, LINI NEWS – Lapas Kelas I Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan.
Melalui kegiatan tes urine secara mendadak terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP), pihak lapas memastikan lingkungan pembinaan tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan tes urine tersebut dilaksanakan pada Sabtu (8/3/2026) dengan melibatkan petugas pengamanan serta tim medis lapas.
Sebanyak 105 orang WBP dipilih secara acak untuk mengikuti pemeriksaan urine sebagai bagian dari langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di dalam lapas.
Kepala Lapas Kelas I Medan mewakili Kepala Administrasi Keamanan dan Ketertiban Andik Ariawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program zero narkoba yang terus digalakkan di seluruh jajaran pemasyarakatan.
“Tes urine ini dilakukan secara acak dan berkala sebagai bentuk komitmen kami menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 105 WBP, seluruhnya dinyatakan negatif,” ujar pihak lapas.
Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi bagian dari penguatan pengawasan internal sekaligus upaya membangun budaya disiplin bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Selain tes urine, pihak lapas juga terus memperkuat pengawasan melalui razia rutin kamar hunian, pembinaan mental, serta program rehabilitasi bagi warga binaan yang sebelumnya pernah terjerat kasus narkotika.
Pihak lapas menegaskan bahwa komitmen memberantas narkoba di lingkungan pemasyarakatan bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata dan pengawasan yang berkelanjutan.
Dengan hasil negatif dari seluruh peserta tes urine, pihak lapas berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan demi menciptakan lembaga pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses pembinaan warga binaan.
“Integritas sebuah lembaga diuji bukan saat diawasi, tetapi saat ia tetap jujur meski tak terlihat.”
“Lapas yang bersih dari narkoba bukan hanya kemenangan aturan, tetapi kemenangan nurani atas godaan.”
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Kepala Seksi Keamanan, Kepala Seksi Peltatib, jajaran staf KPLP, personel Polsek Medan Helvetia, serta tim kesehatan Klinik Lapas Kelas I Medan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, pungkasnya.
(Nurlince Hutabarat)




