Medan, LINI NEWS – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada 28 Oktober 2026, wartawan yang bertugas meliput kegiatan DPRD Kota Medan bersama pegawai Sekretariat DPRD Kota Medan mengikuti Turnamen Dam Batu Sumpah Pemuda Cup 2 di Pressroom DPRD Kota Medan, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Koordinator Wartawan DPRD Unit Medan ini bukan sekadar pertandingan permainan dam batu atau domino, melainkan menjadi ruang silaturahmi untuk mempererat persaudaraan, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah kesibukan menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Suasana keakraban tampak mewarnai turnamen tersebut. Para peserta saling beradu strategi, mengasah konsentrasi, dan menikmati jalannya pertandingan dalam semangat persahabatan.
Di balik setiap langkah permainan, tersimpan pesan penting bahwa hubungan antarsesama perlu dirawat melalui komunikasi, rasa saling menghormati, dan kebersamaan.
Ketua Koordinator Said Ilham Assegaf SH M.IKom: Kekompakan Lebih Utama daripada Kemenangan
Ketua Koordinator Wartawan DPRD Medan, Said Ilham Assegaf, menegaskan bahwa Turnamen Dam Batu Sumpah Pemuda Cup 2 tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan atau kekalahan. Menurutnya, nilai terpenting dari kegiatan tersebut adalah terbangunnya kekompakan dan hubungan yang semakin harmonis antara wartawan dengan pegawai Sekretariat DPRD Kota Medan.
“Pertandingan ini bukan mencari menang atau kalah, akan tetapi mengutamakan kekompakan,” ujar Said, didampingi Sekretaris Irwan Manalu dan Bendahara Amsari.
Pernyataan tersebut mencerminkan semangat sportivitas yang menjadi fondasi dalam setiap kegiatan bersama. Sebab, kemenangan dalam pertandingan memang patut diapresiasi, tetapi persahabatan yang terpelihara dan kebersamaan yang semakin kuat merupakan nilai yang jauh lebih bermakna.
Menurut Said, kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk saling mengenal lebih dekat di luar rutinitas pekerjaan. Wartawan dan pegawai sekretariat yang sehari-hari berinteraksi dalam berbagai agenda kedewanan dapat membangun suasana komunikasi yang lebih akrab, terbuka, dan penuh rasa kekeluargaan.

Dam Batu Berpotensi Berkembang Menjadi Olahraga Prestasi
Selain menjadi sarana mempererat persaudaraan, Said melihat permainan dam batu atau domino memiliki potensi untuk semakin berkembang dan diminati masyarakat luas.
Ia menilai, meningkatnya minat masyarakat terhadap permainan ini dapat menjadi modal untuk mendorong penyelenggaraan kompetisi yang lebih terorganisasi, dengan tetap menjunjung tinggi aturan permainan sportivitas, dan persaingan yang sehat.
“Seperti yang kita ketahui, saat ini perlombaan domino atau dam batu sudah semakin diminati masyarakat. Mudah-mudahan ke depannya bisa menjadi cabang olahraga yang diperlombakan secara nasional,” tuturnya.
Harapan tersebut menjadi dorongan agar permainan dam batu tidak hanya dipandang sebagai sarana mengisi waktu luang, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai aktivitas kompetitif yang mengedepankan konsentrasi, kemampuan menyusun strategi, ketelitian, dan pengendalian diri.
Apabila dikelola melalui pembinaan, aturan pertandingan yang jelas, serta penyelenggaraan kompetisi yang berkesinambungan, dam batu berpeluang menjadi kegiatan yang mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana yang positif dan sportif.
Sumpah Pemuda sebagai Momentum Memperkuat Persatuan
Turnamen Sumpah Pemuda Cup 2 merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah diselenggarakan sebelumnya. Pelaksanaan edisi kedua ini menunjukkan komitmen Koordinator Wartawan DPRD Medan untuk menjaga tradisi kebersamaan agar terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi para peserta.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober memiliki makna historis yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 menjadi pengingat bahwa perbedaan latar belakang, profesi, suku, agama, dan pandangan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.
Dalam konteks lingkungan DPRD Kota Medan, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui hubungan kerja yang sehat, komunikasi yang baik, saling menghargai, serta kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Wartawan memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi kepada publik secara profesional, akurat, berimbang, dan beretika.
Sementara itu, pegawai Sekretariat DPRD menjalankan tugas administratif dan fasilitasi untuk mendukung kegiatan kelembagaan DPRD.
Keduanya memiliki peran yang berbeda, tetapi dapat membangun hubungan yang harmonis melalui penghormatan terhadap tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing.
Karena itu, kegiatan olahraga dan permainan bersama seperti Turnamen Dam Batu Sumpah Pemuda Cup 2 menjadi salah satu cara sederhana untuk merawat hubungan antarmanusia, memperkuat solidaritas serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih hangat dan kondusif.
Kebersamaan yang Terus Terpelihara
Melalui Turnamen Dam Batu Sumpah Pemuda Cup 2, Koordinator Wartawan DPRD Medan berharap semangat kebersamaan tidak berhenti ketika pertandingan berakhir. Nilai persaudaraan, sportivitas, dan saling menghargai diharapkan terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
Peringatan Sumpah Pemuda pun tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga kesempatan untuk menerjemahkan semangat persatuan ke dalam tindakan nyata.
Sebab, persatuan tidak selalu harus dimulai melalui kegiatan besar. Terkadang, persatuan tumbuh dari pertemuan sederhana, percakapan yang tulus, permainan yang menjunjung sportivitas, dan kesediaan untuk menghargai satu sama lain.
Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98, 28 Oktober 2026. Berbeda profesi, satu semangat; berbeda peran, tetap bersaudara.
Menurut Pengakuan Said Asagaf:
“Kemenangan sejati bukan hanya ketika kita mengalahkan lawan, melainkan ketika kita mampu merawat persahabatan setelah pertandingan usai.”
“Dam batu mengajarkan strategi, tetapi kebersamaan mengajarkan arti menghargai dan memahami sesama.”
“Persaudaraan tidak dibangun oleh kesamaan pekerjaan semata, tetapi oleh ketulusan hati untuk saling menghormati.”
“Sumpah Pemuda bukan sekadar sejarah yang dikenang, melainkan semangat persatuan yang harus diwujudkan dalam tindakan.”
“Berbeda tugas bukan alasan untuk berjarak; justru melalui perbedaan, kita belajar melengkapi satu sama lain.”
“Sportivitas membuat pertandingan bermartabat, sedangkan solidaritas membuat persahabatan bertahan lebih lama.”
“Pemuda dan bangsa yang kuat lahir dari kebersamaan, tumbuh melalui persatuan, dan maju karena saling percaya.”
pungkasnya.
(Nurlince Hutabarat)




