Ketua DPRD Medan Drs Wong Chun Sen Tarigan MPd.B Terima Kunjungan Pengurus GPIB, Dorong Sinergitas Bagi Masyarakat

0
12

Medan, LINI NEWS – Ketua DPRD Kota Medan Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B. menerima kunjungan pengurus GPIB mengingat pentingnya membangun sinergi antara lembaga legislatif, organisasi keagamaan dan masyarakat dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus perkenalan jajaran pengurus Majelis Jemaat GPIB yang baru

Hal itu disampaikan Wong Chun Sen saat menerima kunjungan jajaran Majelis Jemaat Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) di ruang kerjanya, Gedung DPRD Kota Medan, Senin (7/9/2026).

Wong Chun Sen didampingi Staf Ahli Pimpinan DPRD Medan Boydo Simanjuntak dalam menerima rombongan GPIB yang dipimpin Ketua Majelis Jemaat Pdt. Salmon Leatemia, didampingi Ketua II Paulus Sinulingga, Sekretaris I Terkelin Sinuraya dan Sekretaris II Mariana.

Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Audiensi menjadi ruang komunikasi antara lembaga legislatif dengan organisasi keagamaan untuk membicarakan berbagai program sosial dan kemasyarakatan yang direncanakan GPIB dalam rangka HUT ke-78 GPIB.

Wong Chun Sen: Peran Gereja Penting Di Masyarakat

Wong Chun Sen menilai organisasi keagamaan mempunyai peran penting dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, gereja tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan iman dan spiritual jemaat, tetapi juga dapat menjadi kekuatan sosial yang ikut menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Karena itu, ia menyambut positif rencana GPIB menghadirkan program sosial, pelayanan kesehatan, kepedulian lingkungan hingga membantu masyarakat dalam persoalan administrasi kependudukan.

“Kita menyambut baik kedatangan pengurus GPIB. Tentunya kita berharap silaturahmi ini dapat terus terjaga dan ke depan kita bisa bersinergi dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Medan,” ujar Wong.

Bagi Wong, program sosial yang langsung menyentuh masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian sekaligus bagian dari semangat membangun Kota Medan secara bersama-sama.

Tiga Pilar Kepedulian GPIB

Dalam audiensi tersebut, pengurus GPIB memaparkan sejumlah agenda dalam rangka memperingati HUT ke-78. Program tersebut dikemas melalui beberapa pilar kepedulian.
Pertama, peduli sosial.

GPIB berencana menggelar bakti sosial dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan manfaat langsung kepada warga, terutama mereka yang membutuhkan.

Kedua, peduli lingkungan.
GPIB juga akan melakukan kegiatan pengumpulan sampah dan penanaman pohon.

Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari edukasi sekaligus gerakan bersama untuk menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Ketiga, peduli administrasi kependudukan.

GPIB berencana membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam melengkapi dokumen kependudukan dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Program ini dinilai penting karena dokumen kependudukan merupakan pintu bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai pelayanan dan hak sebagai warga negara.

Wong: DPRD Terbuka terhadap Aspirasi Masyarakat

Wong Chun Sen menegaskan DPRD Kota Medan merupakan rumah rakyat yang terbuka terhadap masukan dan aspirasi masyarakat, termasuk dari organisasi keagamaan.

Menurutnya, berbagai masukan tersebut menjadi bagian penting bagi DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan.

“DPRD Kota Medan terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan dan keagamaan,” tegasnya.

Ia berharap komunikasi yang telah terbangun bersama GPIB tidak berhenti pada audiensi, tetapi dapat berlanjut melalui program-program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Puncak HUT GPIB 31 Oktober

Rangkaian kegiatan HUT Ke-78 GPIB dijadwalkan berlangsung selama Oktober 2026.
Puncak kegiatan direncanakan pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026 melalui kegiatan jalan sehat.

Sementara perayaan HUT GPIB akan dilaksanakan di Gedung Alfa Omega, Jalan Diponegoro, Medan.
Wong Chun Sen menyambut baik seluruh rangkaian kegiatan tersebut dan berharap keterlibatan masyarakat semakin luas.

Menurutnya, pembangunan Kota Medan membutuhkan kolaborasi berbagai unsur. Pemerintah, DPRD, organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat harus dapat berjalan bersama sesuai peran masing-masing.

“Ketika semua unsur bergerak dengan kepedulian yang sama, pembangunan tidak berhenti pada angka dan program, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pertemuan antara Wong Chun Sen Tarigan dan jajaran GPIB tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya komunikasi lintas lembaga dalam memperkuat pelayanan publik dan kepedulian sosial.

Bagi DPRD Kota Medan, sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Sedangkan bagi GPIB, dukungan dan komunikasi dengan lembaga legislatif menjadi ruang untuk memperluas manfaat berbagai program sosial dan kemasyarakatan yang akan dilaksanakan.

“DPRD adalah rumah rakyat; pintunya harus terbuka bagi aspirasi, dan hatinya harus peka terhadap penderitaan masyarakat.”

“Iman yang hidup tidak berhenti di altar, tetapi turun ke tengah masyarakat menjadi tangan yang menolong.”

“Sinergi bukan sekadar duduk bersama, melainkan menyatukan hati, pikiran dan langkah untuk kepentingan rakyat.”

“Administrasi kependudukan boleh terlihat sederhana, tetapi bagi rakyat kecil, dokumen adalah kunci membuka pintu pelayanan negara.”

“Menjaga lingkungan bukan hanya menyelamatkan bumi hari ini, tetapi menitipkan kehidupan kepada generasi esok.”

“Kekuasaan tanpa kepedulian hanya melahirkan jarak; tetapi amanah yang disertai kasih akan melahirkan kepercayaan.”

“Takut akan Tuhan mengajarkan bahwa jabatan adalah amanah, rakyat adalah titipan, dan setiap keputusan kelak dipertanggungjawabkan.”
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini