Kapolda Sumut, Pimpin Sertijab, Wakapolda Sumut Resmi Dijabat Brigjend Pol Naek Pamen Simanjuntak

0
5

Medan, LINI NEWS – Tongkat Komando Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut) resmi berganti.

Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak dipercaya mengemban jabatan Wakapolda Sumut setelah mengikuti upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolda Sumut di Aula Tribata Mapolda Sumut, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan sertijab tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, sekaligus penguatan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepolisian di wilayah hukum Polda Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menerangkan, serah terima jabatan Wakapolda Sumut antara pejabat lama dan pejabat baru telah dilaksanakan pada pagi hari dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut.

Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak kemudian resmi menempati posisi strategis sebagai Wakapolda Sumut.

Jenderal polisi bintang satu tersebut menggantikan Brigjen Pol Sonny Irawan yang mendapat penugasan baru sebagai Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri.

Pergantian tersebut sekaligus menandai berlanjutnya roda kepemimpinan di lingkungan Polda Sumut.

Posisi Wakapolda memiliki peran penting dalam membantu Kapolda mengoordinasikan pelaksanaan tugas kepolisian, pembinaan internal serta penguatan pelayanan kepada masyarakat.

Selain pergantian Wakapolda, mutasi juga menyentuh sejumlah jabatan strategis lainnya di jajaran Polda Sumut.

Kombes Pol Rudi Rifani yang sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Tingkat I Bareskrim Polri, kini dipercaya mengemban jabatan baru di lingkungan Polda Sumut.

Sementara itu, jabatan Kapolres Asahan juga mengalami pergantian. AKBP Revi Nurvelani diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadir Pamobvit Polda Sumut.

Rangkaian mutasi dan sertijab tersebut diharapkan dapat memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan profesionalisme jajaran kepolisian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pergantian pejabat bukan sekadar perpindahan posisi, tetapi juga membawa harapan baru agar setiap pejabat yang menerima amanah mampu memberikan kontribusi terbaik bagi institusi dan masyarakat Sumatera Utara.

“Jabatan adalah amanah, bukan mahkota; semakin tinggi kedudukan, semakin besar tanggung jawab kepada rakyat.”

“Pergantian pemimpin bukan akhir pengabdian, melainkan awal pembuktian.”

“Seragam boleh berganti, jabatan boleh berpindah, tetapi integritas tidak boleh ikut berpindah.”

“Kewenangan tanpa integritas akan menjadi kekuasaan, tetapi kewenangan dengan keteladanan menjadi pengabdian.”

“Polisi yang kuat bukan hanya karena kewenangannya, tetapi karena kepercayaan masyarakat yang dijaganya.”

“Setiap kursi kekuasaan memiliki batas waktu, tetapi jejak pengabdian akan dikenang lebih lama.”

“Ketika amanah dijalankan dengan hati, jabatan menjadi jalan pelayanan, bukan sekadar kebanggaan.”
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini