Anggota DPRD Medan Robi Barus SE MAP: Hukum Harus Tegak Menjadi Panglima, Tidak Boleh Tumpul ke Atas dan Tajam ke Bawah Terkait Kasus Aniaya Wartawati di Jl Surabaya

0
14

Medan, LINI NEWS – Anggota DPRD Medan Robi Barus SE MAP, meminta penegakan hukum tegas.

Jangan Ada Perlakuan Istimewa bagi Siapapun

Ia mengingatkan Penegak Hukum, Kepastian dan Keadilan Harus Menjadi Prioritas, Selasa, 21 Juli 2026

Anggota DPRD Kota Medan Robi Barus, SE., MAP dari Fraksi PDI Perjuangan dan Ketua Frsksi DPRD Medan terkait kasus salah satu wartawan unit DPRD Medan Nurlince Hutabara SPd alumni Unimed mantan guru SMA, STM, SMP dan SD ini adalah perempuan, seorang jurnalis senior terkenal gigih menolong membantu nengekspos berita secara terstruktur baik khususnya di Kota Medan,” tuturnya.

Ia menegaskan, Sungguh miris lamanya 2 bulsn lagi 4 (empat) Tahun, menunggu proses lidik ke penyidikan hingga P21 belum ada kepastian hukum,l!?” ungkapnya.

Saya merasa idelisme dalam krpemimpinan juga urgen bila ada yang terzolimi, dianiaya oknum PH MVK dan ARH terkesan mengganggap enteng persolan terhadap seorang perrmpuan, ibu dan mantan guru, jurnalis lansia, singel parent memperjuangkan dua anak putra yang paling besar sudah sarjana alumni juga dari Unimed dan putra kedua duduk di Kls III SMP Swasta.

Alangkah naifnya bila perilaku penganiayaan dan penghinaan telah diserahkan ke penyidik dibuktikan (BB) lewat CCTV dan Vidio dari HP, Visum dan opname di RS Pirngadi Medan disaksikan warga, tukang parkir bahkan anaknya dan karena motivasi temannya wartawan juga agar korban pun mau buat laporan di Polrestabes Medan atas peristiwa di Jl Surabaya Medan 22 September 2022 lalu,

Robi menuturkan bahwa hukum harus berdiri tegak dan menjadi panglima bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.

Menurutnya, prinsip persamaan di hadapan hukum wajib dijaga demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan Robi Barus bagian dari tanggapan terkait masih adanya sejumlah perkara yang dinilai masyarakat belum memperoleh kepastian hukum.

Robi Barus: Negara Hukum Harus Membuktikan Bahwa Keadilan Berlaku Bagi Semua,

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum harus berjalan profesional, objektif, dan tidak boleh dipengaruhi oleh status sosial, jabatan, maupun profesi seseorang.
“Hukum harus tegak menjadi panglima bagi siapapun tanpa terkecuali.

Tidak boleh ada perlakuan berbeda. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum,” tegas Robi Barus.

Menurut politisi yang juga dikenal aktif menyuarakan kepentingan masyarakat tersebut, kepastian hukum merupakan salah satu hak dasar yang harus diberikan negara kepada setiap warga negara.

Karena itu, setiap laporan yang telah memenuhi unsur hukum harus diproses secara profesional sesuai ketentuan perundang-undangan.

Robi Barus menilai kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan semakin tumbuh apabila setiap perkara ditangani secara transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian kepada para pencari keadilan.

“Masyarakat berharap hukum benar-benar menjadi alat untuk menghadirkan keadilan, bukan menimbulkan keraguan. Ketika hukum ditegakkan secara adil, maka kepercayaan publik akan semakin kuat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi. Oleh sebab itu, seluruh elemen bangsa, termasuk aparat penegak hukum, memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan supremasi hukum tetap terjaga.

Robi Barus berharap setiap institusi penegak hukum terus mengedepankan profesionalisme, integritas, dan rasa keadilan dalam menjalankan tugasnya, sehingga masyarakat benar-benar merasakan bahwa hukum hadir untuk melindungi seluruh warga negara tanpa diskriminasi.

Robi Barus SE MAP Tambahkan;

“Hukum harus menjadi panglima, bukan tunduk pada kekuasaan, jabatan, atau pengaruh.”

“Tidak ada warga negara yang berada di atas hukum dan tidak boleh ada warga negara yang diabaikan oleh hukum.”

“Keadilan hanya akan lahir ketika hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.”

“Supremasi hukum adalah benteng terakhir kepercayaan rakyat terhadap negara.”

“Penegakan hukum yang adil adalah bukti nyata hadirnya negara bagi masyarakat.”

“Kepastian hukum bukan sebuah privilese, melainkan hak setiap warga negara.”

“Hukum yang tegak akan melahirkan keadilan, dan keadilan akan melahirkan kepercayaan rakyat.”

“Karya nyata kinerja Kapolrestabes Medan selama ini sudah sangat baik selama kepemimpinan Kapolrestabes Medan Kombes pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SH MH, Robi percaya penegakan hukum tegak dan akan semakin baik!”
(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini