Ketua DPRD Medan Drs Wong Chun Sen M.Pd.B Rayakan Bulan Bung Karno dengan Berbagi Buku Bergambar Soekarno–Megawati dan Santunan untuk Anak Yatim

0
5

Medan, LINI NEWS – Momentum Bulan Bung Karno dimaknai dengan aksi sosial dan pendidikan oleh Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan. Dalam kegiatan yang berlangsung di Panti Asuhan/Pesantren Al Washliyah, Jalan Kolonel Yos Sudarso No. 1, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Selasa (30/6/2026), ratusan buku tulis bergambar Proklamator Republik Indonesia Ir. Soekarno dan Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri dibagikan kepada 160 anak yatim piatu.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda melalui pendekatan pendidikan dan kebersamaan.

Bentuk Kepedulian di Momentum Bulan Bung Karno

Dalam kunjungannya, Wong Chun Sen tidak hanya menyerahkan bantuan buku tulis, tetapi juga mengajak seluruh anak panti makan bersama sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan perhatian terhadap masa depan anak-anak.

Kedatangan Ketua DPRD Kota Medan disambut hangat oleh pengurus panti, H. Abbas dan Arifin. Pada kesempatan tersebut, setiap anak menerima 10 buku tulis secara gratis.

Buku yang dibagikan memiliki nilai edukatif karena selain menampilkan gambar Ir. Soekarno dan Megawati Soekarnoputri, juga memuat teks hafalan Pancasila serta riwayat singkat Megawati sebagai putri Sang Proklamator.

Menanamkan Semangat Nasionalisme Sejak Dini

Menurut Wong Chun Sen, kegiatan berbagi buku ini bukan sekadar pemberian bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan sejarah bangsa kepada generasi muda agar tidak melupakan perjuangan para pendiri negara.

Ia menyampaikan bahwa melalui buku tersebut, anak-anak diharapkan tetap mengenal jasa Bung Karno sebagai Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia dan memahami pentingnya menjaga semangat persatuan serta nasionalisme.

Setiap lembar buku diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan panjang para tokoh bangsa.

Makna Bulan Bung Karno

Wong Chun Sen menjelaskan bahwa Bulan Bung Karno diperingati setiap bulan Juni karena memuat tiga peristiwa penting dalam perjalanan sejarah Indonesia, yaitu:

1 Juni – Hari Lahir Pancasila

6 Juni – Hari Lahir Bung Karno

21 Juni – Hari Wafat Bung Karno

Momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar terus menghidupkan nilai perjuangan, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air.

Apresiasi dari Pengurus Panti

Pengurus Panti Asuhan Al Washliyah, Arifin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada anak-anak panti.

Menurutnya, bantuan buku tulis sangat membantu kebutuhan belajar sehari-hari sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi anak-anak untuk terus semangat menempuh pendidikan.

Doa dan Kebersamaan Menutup Kegiatan

Setelah penyerahan buku, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan makan bersama seluruh penghuni panti. Wong Chun Sen juga membagikan nasi bungkus kepada seluruh anak sebagai wujud rasa syukur dan berbagi kebahagiaan.

Suasana berlangsung hangat, penuh keakraban, dan kebersamaan. Anak-anak terlihat antusias menerima buku serta menikmati momen kebersamaan yang menjadi penutup kegiatan tersebut.

7 Pesan Terinspirasi Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya.”

“Pendidikan dan kepedulian adalah investasi terbaik untuk masa depan anak bangsa.”

“Berbagi bukan tentang jumlah yang diberikan, tetapi tentang manfaat yang dirasakan.”

“Nasionalisme tumbuh dari pengenalan terhadap sejarah dan teladan para pendahulu.”

“Setiap anak berhak mendapatkan perhatian, pendidikan, dan kesempatan untuk berkembang.”

“Kebersamaan adalah jembatan yang menguatkan rasa kemanusiaan.”

“Nilai perjuangan akan terus hidup ketika diwariskan kepada generasi berikutnya.”
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini