Ketua Komisi I DPRD Medan Reza Pahlevi Lubis S.Kom: Pentingnya Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan pada Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

0
5

Medan, LINI NEWS – Ketua Komisi I sekaligus anggota DPRD Kota Medan, Reza Pahlevi Lubis, menggelar kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026.

Hal ini disampaikannya, Selasa 2 Juni 2026 paska Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan berbagai elemen warga yang antusias memperdalam pemahaman mengenai dasar negara dan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam kesempatan itu, Reza Pahlevi Lubis menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap ideologi bangsa menjadi benteng penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, budaya, maupun perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Fokus pada Pemahaman Sejarah Lahirnya Pancasila

Reza memaparkan secara rinci sejarah lahirnya Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.

Ia menjelaskan kronologi perumusan Pancasila mulai dari sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), pidato Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945, hingga proses penyempurnaan yang melahirkan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.

Menurutnya, pemahaman sejarah sangat penting agar generasi muda mengetahui perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila lahir melalui proses pemikiran yang panjang dan penuh semangat persatuan. Karena itu, setiap warga negara harus memahami sejarahnya agar semakin mencintai Indonesia,” ujar Reza.

Penguatan Karakter Melalui Nilai-Nilai Pancasila

Selain membahas sejarah, kegiatan sosialisasi juga menitikberatkan pada penguatan karakter masyarakat melalui penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Reza mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai gotong royong, toleransi, keadilan sosial, persatuan, dan semangat kebersamaan dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Ia menilai bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat Indonesia.

“Wawasan kebangsaan harus terus diperkuat agar masyarakat memiliki rasa cinta tanah air, semangat persatuan, dan tanggung jawab dalam menjaga keutuhan bangsa,” katanya.

Masyarakat Diajak Menjadi Agen Persatuan

Dalam dialog bersama peserta, Reza juga mengajak masyarakat untuk menjadi agen persatuan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, tantangan bangsa saat ini tidak hanya berasal dari luar, tetapi juga dari berbagai informasi yang dapat memecah belah persatuan jika tidak disikapi secara bijak.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Ia menyampaikan bahwa peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan pendapat, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membahas implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Warga yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap sosialisasi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Reza Pahlevi Lubis S.Kom :

Reza menyampaikan tentang Pancasila dan Kebangsaan

“Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi pedoman hidup dalam setiap tindakan.”

“Bangsa yang memahami sejarahnya akan lebih kuat menjaga masa depannya.”

“Persatuan adalah kekuatan terbesar Indonesia di tengah keberagaman.”

“Nilai gotong royong harus terus hidup sebagai identitas bangsa.”

“Cinta tanah air dimulai dari kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar.”

“Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama.”

“Generasi muda adalah penjaga utama nilai-nilai Pancasila menuju Indonesia yang lebih maju.”
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini