PWPM “Cobra is Back” Perkuat Sinergi dengan PUD Pasar Medan, Dorong Transparansi dan Peningkatan PAD

0
4

Medan, LINI NEWS – Semangat membangun komunikasi yang sehat, transparan, dan profesional kembali ditegaskan dalam pertemuan antara Pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) “Cobra is Back” dengan jajaran Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan di kantor PUD Pasar, Jalan Razak Baru No. 1-A, Lantai 3 Pasar Petisah, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (26/5/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua PWPM, Muhammad Edison Ginting didampingi Sekretaris Irwan Manalu, Bendahara Zulpiana Vina, penasihat Susilo, bidang antar lembaga Ariyansyah Lubis, bidang humas Herizal, serta bidang IT Aris Harianto.

Rombongan diterima lngsung oleh Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Silaturahmi Sekaligus Membangun Kemitraan Positif

Dalam sambutannya, Edison Ginting menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkenalkan kepengurusan baru PWPM yang telah dilantik Wali Kota Medan pada 7 Mei 2026 lalu.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara insan pers dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan.

Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar sebagai kontrol sosial sekaligus penyampai informasi yang akurat kepada masyarakat.

Silaturahmi Sekaligus Membangun Kemitraan Positif

Dalam sambutannya, Edison Ginting menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkenalkan kepengurusan baru PWPM yang telah dilantik Wali Kota Medan pada 7 Mei 2026 lalu.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara insan pers dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan.

Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar sebagai kontrol sosial sekaligus penyampai informasi yang akurat kepada masyarakat.

“Komunikasi dan konfirmasi merupakan fondasi utama dalam dunia jurnalistik. Sebuah informasi harus berimbang, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum dipublikasikan,” tegas Edison.

Edison juga menilai keberadaan PUD Pasar Medan sangat strategis dalam mendukung roda perekonomian masyarakat, khususnya melalui pengelolaan pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat.

Selain melakukan penataan pedagang dan pembenahan fasilitas pasar, PUD Pasar Medan dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, menekan laju inflasi daerah, hingga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.

Menurutnya, berbagai inovasi dan program positif yang dilakukan PUD Pasar perlu dipublikasikan secara luas agar masyarakat mengetahui upaya pembenahan yang sedang berjalan.

Pembenahan 52 Pasar Jadi Prioritas

Sementara itu, Direktur Utama PUD Pasar Medan, Anggia Ramadhan, menyambut baik kunjungan PWPM dan menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan menyeluruh sejak dirinya dipercaya memimpin sekitar lima bulan lalu.

Anggia menegaskan bahwa pengelolaan pasar harus dibangun dengan regulasi yang jelas, transparan, dan akuntabel agar mampu meningkatkan potensi PAD secara maksimal.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan ulang terhadap seluruh pengelola pasar di Kota Medan.

Dari total 52 pasar yang berada di bawah naungan PUD Pasar, pembenahan dilakukan mulai dari sistem manajemen hingga pola kerja sama dengan pihak ketiga.
“Kami ingin seluruh sistem berjalan profesional dan terukur.

Pembenahan ini bukan hanya administratif, tetapi juga menyangkut pola kerja yang lebih efektif dan produktif,” ujar Anggia.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi meningkatkan pendapatan perusahaan daerah agar target yang selama ini sulit tercapai dapat diwujudkan melalui pemetaan potensi pasar yang lebih akurat.

“Kalau sebelumnya target sering tidak tercapai, maka saat ini kami ingin membuktikan bahwa dengan pemetaan yang tepat dan sistem yang sehat, target tersebut bisa diwujudkan,” ungkapnya optimistis.

Tegaskan Tidak Ada Kepentingan Pribadi

Dalam kesempatan itu, Anggia juga menepis berbagai anggapan miring terkait kebijakan yang sedang dijalankan di tubuh PUD Pasar Medan.

Ia memastikan seluruh langkah pembenahan dilakukan semata-mata demi kemajuan perusahaan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

“Tugas saya bukan mengejar jabatan, tetapi memastikan PUD Pasar Medan memiliki regulasi yang jelas dan menjadi pedoman kerja sama yang profesional dengan pihak ketiga,” tegasnya.

Ia bahkan membuka ruang kritik dan masukan dari insan pers demi menciptakan tata kelola pasar yang lebih baik, maju, dan berkembang.

Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat bahwa sinergi antara media dan lembaga daerah sangat penting dalam menciptakan pembangunan yang transparan, informatif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Pers yang kuat lahir dari keberanian menyampaikan kebenaran secara berimbang.”

“Transparansi bukan sekadar slogan, tetapi fondasi utama membangun kepercayaan publik.”

“Pasar yang tertata baik akan melahirkan ekonomi rakyat yang kuat.”

“Sinergi antara pemerintah dan media adalah kekuatan besar dalam membangun daerah.”

“Kritik yang membangun bukan ancaman, melainkan energi perubahan.”

“Pemimpin sejati bekerja untuk kemajuan lembaga, bukan untuk mempertahankan jabatan.”

“Komunikasi yang sehat akan melahirkan kebijakan yang dipercaya masyarakat.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini