Surat Keputusan Mutasi Kapolres Samosir Nomor: KEP/22/IV/2026 Tanggal 14 April 2026 AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H

0
6

Samosir, Lini NEWS – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Samosir Pangururan, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., Bertindak sebagai Inspektur Upacara, di kegiatan serah terima jabatan dilingkungan Polres Samosir.

Untuk Perwira Upacara dipercayakan kepada IPTU Tangio Haojahan Sitanggang, S.H., dan Komandan Upacara dijabat oleh IPDA Muhammad Yunus Lubis, S.H. Kegiatan Upacara dilaksankan di Mako Polres Samosir, Rabu (15/04/2026)

Kegiatan Upacara tersebut di hadiri para pejabat utama (PJU), perwira, seluruh personel Polres Samosir, pengurus Bhayangkari Cabang Samosir, serta rohaniawan.

Dalam amanatnya, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H.,
menuturkan Keputusan Kapolda Sumatera Utara Nomor: Kep/284/IV/2026 tanggal 9 April 2026, serta Surat Keputusan Kapolres Samosir Nomor: KEP/22/IV/2026 Tanggal 14 April 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polres Samosir

Bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam tubuh Polri sebagai bentuk penyegaran organisasi sekaligus langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi jabatan adalah bagian dari dinamisasi organisasi Polri. Ini merupakan proses alamiah dalam sistem pembinaan sumber daya manusia untuk menjaga ritme organisasi tetap berjalan optimal, profesional, dan responsif terhadap tantangan tugas,” tegas Kapolres AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H.,

Ia menjelaskan, pergantian jabatan bukan semata perpindahan personel, melainkan bentuk kepercayaan pimpinan terhadap kemampuan anggota dalam mengemban tanggung jawab baru.

Selain itu, mutasi juga menjadi sarana regenerasi kepemimpinan, peningkatan pengalaman tugas, dan penguatan institusi secara menyeluruh.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan tugas di wilayah hukum Polres Samosir. Berbagai capaian, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, hingga pelayanan publik, disebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh personel.

Kepada pejabat baru, Kapolres berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, memahami karakteristik wilayah, serta membangun sinergi internal maupun eksternal, termasuk bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan personel yang adaptif, berintegritas, dan mampu bekerja secara presisi sesuai semangat transformasi Polri.

“Jabatan adalah amanah. Di dalamnya ada tanggung jawab moral, profesional, dan institusional yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi,” ujarnya.

Kapolres juga menekankan bahwa mutasi harus dipandang sebagai momentum memperkuat soliditas, bukan sekadar pergantian struktural.

Dengan rotasi yang terencana, organisasi diharapkan semakin kuat dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang humanis, cepat, dan profesional.

Prosesi Sertijab ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima, serta pemberian ucapan selamat dari Kapolres dan seluruh peserta kegiatan. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat pengabdian mewarnai jalannya acara.

Melalui mutasi jabatan ini, Polres Samosir diharapkan semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian yang semakin presisi dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Kapolres Samosir Menuturkan:

“Mutasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi langkah strategis memperkuat organisasi.”

“Jabatan adalah amanah, bukan kehormatan semata, tetapi tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan.”

“Organisasi yang dinamis adalah organisasi yang terus bergerak, berbenah, dan beradaptasi.”

“Setiap mutasi adalah ruang pengabdian baru untuk memberi karya terbaik bagi institusi dan masyarakat.”

“Profesionalisme lahir dari loyalitas, integritas, dan kesiapan menghadapi perubahan.”

“Regenerasi kepemimpinan adalah kekuatan organisasi dalam menjaga kesinambungan pengabdian.”

“Polri yang kuat dibangun oleh personel yang disiplin, solid, dan berorientasi pada pelayanan rakyat.” imbuh AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H mengakhiri.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini