Medan, LINI NEWS – Keresahan masyarakat akibat antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.
Pemerintah Kota Medan bersama DPRD Kota Medan memastikan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman.
Untuk memastikan kondisi sebenarnya, jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendatangi kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Jumat (6/3/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah yang mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Turut mendampingi Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Soeflie Putera serta Kepala Bagian Perekonomian Muhammad Reza Hanafi.
Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman
Rombongan Pemko Medan diterima oleh Sales Area Manager (SAM) Retail Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Tito Rivanto Marsono bersama Sales Branch Manager Ferry Fernando.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Pertamina memastikan bahwa stok BBM untuk seluruh produk di Kota Medan berada dalam kondisi aman dan distribusinya tetap berjalan normal.
“Ketersediaan stok BBM untuk semua produk, khususnya di Kota Medan, masih dalam kondisi aman dan akan selalu aman. Kami mengharapkan konsumen tidak panik dan melakukan pembelian seperti biasa,” ujar Tito.
Ia juga memastikan bahwa pasokan BBM menjelang Hari Raya Idulfitri hingga setelah Lebaran tetap terjamin.
“Untuk suplai sampai hari Lebaran dan sesudah Lebaran kami pastikan tidak ada kendala. Tidak ada masalah terkait suplai kapal dan sebagainya. Mobil tangki juga akan ada penambahan, begitu juga dengan sopirnya,” jelasnya.
Robi Barus Ajak Masyarakat Tetap Tenang
Menanggapi situasi tersebut, Anggota DPRD Kota Medan Robi Barus, SE, MAP mengajak masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu kelangkaan BBM.
Menurutnya, kepanikan masyarakat justru dapat memicu antrean panjang di SPBU yang sebenarnya tidak diperlukan.
“Ketika masyarakat tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, maka distribusi akan berjalan normal.
Kepanikan justru bisa menciptakan antrean yang sebenarnya tidak perlu terjadi,” ujar Robi Barus.
Ia menilai langkah Pemko Medan yang turun langsung melakukan pengecekan ke Pertamina merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Robi Barus juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“Kepercayaan kepada informasi resmi sangat penting.
Jika semua pihak bersikap bijak, maka stabilitas pasokan energi di kota ini akan tetap terjaga,” katanya.
Pemko Medan Imbau Warga Tidak Panic Buying
Sementara itu, Pemko Medan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying.
“Kami mengimbau masyarakat jangan melakukan panic buying. Lakukan pengisian BBM seperti biasa agar kondisi di SPBU tetap normal dan tidak terjadi antrean panjang,” ujarnya.
Selain itu, Pemko Medan juga mengingatkan pedagang BBM eceran agar tidak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga atau melakukan praktik yang merugikan masyarakat.
Pengawasan akan dilakukan oleh dinas terkait bersama aparat penegak hukum.
Dengan adanya kepastian dari Pertamina serta imbauan dari DPRD Medan, masyarakat diharapkan tetap tenang sehingga distribusi dan pelayanan BBM di SPBU Kota Medan dapat berjalan lancar.
Pesan Anggota DPRD Medan Robi Barus SE MAP
“Ketenangan masyarakat adalah energi yang menjaga kota tetap bergerak.”
“Panik hanya memperpanjang antrean, tetapi kepercayaan memulihkan keadaan.”
“Energi bukan sekadar bahan bakar kendaraan, tetapi juga penggerak ekonomi rakyat.”
“Ketika pemerintah dan masyarakat saling percaya, stabilitas akan selalu terjaga.”
“Bijak menggunakan energi adalah bagian dari tanggung jawab sebagai warga kota.”
“Informasi yang jernih akan memadamkan kegelisahan publik.”
“Kota yang kuat adalah kota yang masyarakatnya tetap tenang dalam setiap situasi.”
(Nurlince Hutabarat)




