Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak S.H S.I.K Tinjau Longsor Parmonangan, Pastikan Warga Aman dan Evakuasi Terus Berjalan

0
177

Tapanuli Utara, LINI NEWS – Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., meninjau langsung lokasi longsor yang masih dalam tahap penanganan dan evakuasi di Dusun Simarsahalaon, Desa Pertengahan, Kecamatan Parmonangan, Jumat (26/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah terdampak sekaligus menjamin keselamatan masyarakat pascabencana.

Tinjauan Langsung di Medan Sulit
Didampingi Kapolsek Parmonangan AKP Dayan Simarmata, M.Th., personel Polres Tapanuli Utara, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Koramil 08/Parmonangan, Kapolres meninjau langsung titik longsor dengan menempuh medan yang cukup berat.

Akses jalan yang belum memungkinkan dilalui kendaraan roda empat memaksa rombongan menggunakan kendaraan roda dua.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, Kapolres melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi dusun dan area sekitar longsoran.

Seluruh Warga Telah Dievakuasi
Dari hasil pemantauan di lapangan, dipastikan tidak ada lagi warga yang berada di Dusun Simarsahalaon. Seluruh masyarakat telah dievakuasi sejak awal bencana yang terjadi pada 25 November 2025.

“Kami memastikan seluruh warga sudah berada di tempat yang aman. Tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di lokasi rawan longsor. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” tegas AKBP Ernis Sitinjak di sela peninjauan.

Kapolres menjelaskan, sekitar 40 Kepala Keluarga dari Dusun Simarsahalaon telah dievakuasi ke Desa Hanjoran dan Ibu Kota Kecamatan Parmonangan.

Evakuasi dilakukan sejak dini guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, mengingat kondisi geografis wilayah yang rawan.
Alat Berat dalam Perjalanan
Selain memastikan keselamatan warga, Kapolres juga meninjau progres penanganan material longsor.

Saat ini, alat berat milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara masih dalam perjalanan menuju lokasi. Alat berat tersebut berada sekitar 17 kilometer dari Polsek Parmonangan, dengan sisa jarak kurang lebih 3 kilometer menuju Desa Pertengahan.

“Cuaca yang masih hujan menjadi tantangan tersendiri. Namun kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar proses evakuasi dan pembersihan material longsor dapat segera diselesaikan,” tambah Kapolres.

Imbauan Kewaspadaan dan Komitmen Pengamanan
Kapolres Tapanuli Utara juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, khususnya di tengah curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kecamatan Parmonangan.

Polres Tapanuli Utara bersama unsur TNI dan pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan, pengamanan, dan koordinasi di wilayah rawan bencana guna memastikan keselamatan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berakhir sekitar Pukul 19.30 WIB. Selama pelaksanaan, situasi terpantau aman dan kondusif. Polres Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana alam.

Keselamatan warga adalah hukum tertinggi dalam setiap bencana.
Di medan sulit, pengabdian diuji dan kemanusiaan menemukan maknanya.

Evakuasi cepat adalah bentuk kepedulian yang menyelamatkan masa depan.
Hujan boleh turun, tetapi kewaspadaan tidak boleh reda.
Negara hadir bukan hanya saat aman, tetapi terutama saat rakyat terancam.
Langkah kecil aparat di medan terjal adalah harapan besar bagi warga.
Bencana menguji alam, kepemimpinan menguatkan manusia.
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini