Polrestabes Medan Gelar Doa Bersama Lintas Agama: Merawat Kota, Menyatukan Harapan, Menguatkan Pemulihan Pasca-Bencana, Momentum Kebersamaan Menyongsong Natal–Tahun Baru dan Stabilitas Kota Medan

0
201

Medan, LINI NEWS – Polrestabes Medan menggelar Doa Bersama Lintas Agama sebagai upaya memohon pemulihan pasca-bencana, kelancaran pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta keselamatan bagi seluruh warga Kota Medan. Acara berlangsung khidmat di halaman Apel Polrestabes Medan dan dihadiri lebih dari 400 peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Kebersamaan Lintas Iman untuk Kota Medan

Acara dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H, bersama pemuka agama Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Kehadiran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, Bhayangkari, personel Polri–ASN, serta puluhan anak yatim menambah kekhidmatan kegiatan.

Dalam sambutannya, Kapolrestabes menegaskan bahwa doa bersama ini bukan sekadar seremonial, tetapi fondasi persatuan di tengah berbagai tantangan kota.

“Doa bersama adalah momentum untuk menguatkan solidaritas kita. Kota ini akan lebih kuat ketika kita bersatu,” ujar Kombes Pol Jean Calvijn.

Laporan Penanganan Pasca-Bencana: Fokus pada Tahap Pemulihan

Kapolrestabes Medan melaporkan bahwa Polrestabes dan jajaran masih aktif membantu wilayah terdampak bencana di delapan kabupaten/kota, dengan enam di antaranya masih menjalani tahap pemulihan.

“Saat ini bantuan kita bukan lagi makanan dan minuman, tetapi peralatan—termasuk satu set alat kebersihan dan alat berat—untuk pemulihan masyarakat,” tegasnya.

Wilayah yang menerima dukungan pemulihan antara lain:

Polres Langkat

Polres Humbang Hasundutan (Humbahas)

Polres Tapanuli Utara (Taput)

Polres Tapanuli Selatan (Tapsel)

Polres Sibolga

Polres Tapanuli Tengah (Tapteng)

Persiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Selain pemulihan bencana, Polrestabes Medan juga memastikan kesiapan menyambut Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Kami bersama TNI, pemerintah, dan mitra keamanan telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan menyeluruh untuk menjamin perayaan Nataru berjalan aman, lancar, dan sukses,” jelas Kapolrestabes.

Doa, Harapan, dan Kepedulian

Rangkaian kegiatan meliputi:

sambutan lintas tokoh

tausiyah dan doa bersama

penampilan paduan suara

pemberian tali asih

Polrestabes Medan menyerahkan tali asih kepada 99 anak yatim, serta keluarga dari empat personel Polri yang gugur dalam tugas—sebagai wujud penghormatan, rasa kekeluargaan, dan kepedulian Polri terhadap masyarakat dan internal institusi.

Seluruh prosesi berjalan aman, tertib, khidmat, dan sarat makna kebersamaan.

Harapan Medan yang Lebih Tangguh

“Persatuan adalah doa yang paling nyaring dan paling cepat dikabulkan.”

“Ketika kata-kata tak mampu menenangkan, doa lintas iman menjembatani harapan.”

“Pemulihan bukan hanya kerja teknis, tetapi kerja hati.”

“Kota yang selamat adalah kota yang dirawat bersama.”

“Keberagaman bukan jarak, melainkan jembatan menuju kekuatan.”

“Pengamanan terbaik selalu lahir dari persiapan dan kebersamaan.”

“Setiap tangan yang membantu adalah doa yang bergerak.”
(Nurlince Hutabarat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini