Medan, LINI NEWS – Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tengah berjuang menghadapi bencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang kembali dibuktikan. Pada Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 16.30 WIB, Slog Mabes Polri memberangkatkan bantuan kemanusiaan berskala besar dari kompleks Gudang Logistik Slog Mabes Polri, usai proses pengemasan dan pengecekan akhir.
Pelepasan Bantuan: Dipimpin Perwira Tinggi, Dikerjakan dengan Standar Darurat Bencana
Pelepasan konvoi bantuan dipimpin oleh Kabagada Roada SLOG Polri, Kombes Pol Verdy Hengky Halele, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kompol Andika Purba dari jajaran SLOG Polri. Keduanya memastikan seluruh muatan, kendaraan, dan personel yang bertugas berada dalam kondisi siap operasi.
Bantuan diberangkatkan malam ini juga, sebagai bagian dari langkah cepat Polri merespons kondisi darurat di Aceh Tamiang.
Detail Bantuan yang Dikirim: Menjawab Kebutuhan Mendesak Warga
Bantuan logistik yang dikirimkan meliputi:
Paket sembako lengkap untuk warga terdampak
100 karung beras
12 unit tangki air lapangan
20 unit mesin gancet, terdiri dari:
5 unit ukuran besar
15 unit ukuran kecil
Paket bantuan tersebut disusun untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus memperkuat dukungan terhadap proses pemulihan pascabencana.
Polda Sumut Pastikan Distribusi Aman, Cepat, dan Tepat Sasaran
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa Polda Sumut akan mengawal penuh perjalanan dan pendistribusian bantuan hingga ke titik-titik terdampak.⁵r
“Polda Sumut memastikan seluruh bantuan sampai dengan cepat dan tepat sasaran. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa distribusi bantuan akan dilakukan melalui koordinasi intensif bersama jajaran kepolisian wilayah serta pemerintah daerah Aceh Tamiang.
“Bantuan ini adalah wujud kehadiran negara melalui Polri. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di Aceh Tamiang merasakan dukungan nyata di saat darurat seperti sekarang,” tegas Ferry.
Konvoi Berangkat Malam Ini: Misi Kemanusiaan Berjalan Terjadwal
Konvoi bantuan direncanakan bergerak pada malam hari untuk mempercepat waktu tempuh. Penjadwalan dilakukan secara ketat agar pendistribusian dapat segera dilakukan ke titik-titik penerima manfaat begitu rombongan tiba di wilayah Aceh Tamiang.
Dengan bantuan ini, Polri berharap proses pemulihan warga dapat dipercepat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan mendesak pascabencana.
1.“Di tengah bencana, kehadiran negara bukan sekadar janji—tetapi tindakan.”
2 “Solidaritas adalah bahasa yang paling mudah dipahami korban bencana.”
3.“Bantuan yang tepat waktu sering kali lebih berharga daripada bantuan yang melimpah.”
4.“Kemanusiaan tidak menunggu; ia bergerak secepat keprihatinan dirasakan.”
5 “Polri hadir bukan hanya menjaga, tetapi memulihkan harapan.”
6.“Setiap paket bantuan adalah pesan bahwa tak ada warga yang dibiarkan sendiri.”
7 “Bencana menguji alam, respons kita menguji kemanusiaan.”




