Medan, LINI NEWS – “Negara tidak boleh kalah oleh narkoba. Ketika hukum turun langsung ke sarangnya, kejahatan harus tersingkir.”
Maka Komitmen tegas memberantas narkoba kembali ditunjukkan Polrestabes Medan.
Kawasan Jermal XV, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan peredaran narkotika, digempur aparat gabungan dalam pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu malam (10/1/2026) hingga Minggu (11/1/2026) dini hari.
Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H
Operasi besar tersebut dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., diawali dengan apel kesiapan pasukan pada pukul 21.30 WIB, sebagai simbol keseriusan dan kendali langsung pimpinan tertinggi Polrestabes Medan di lapangan.
Aparat Gabungan Turun Total
KRYD kali ini melibatkan kekuatan besar lintas institusi, terdiri dari:
Personel Polrestabes Medan,
Dukungan Kodam I/Bukit Barisan,
Sat Brimob Polda Sumatera Utara,
Direktorat Samapta Polda Sumut,
Satpol PP Kabupaten Deli Serdang,
serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara.
Sinergi ini menunjukkan bahwa pemberantasan narkoba di Jermal XV bukan operasi biasa, melainkan gerakan terpadu lintas aparat.

Sarang Narkoba Dibongkar
Dalam pelaksanaan operasi, aparat melakukan penertiban tegas dengan menghancurkan dan membakar sejumlah gubuk liar yang selama ini diduga kuat menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika.
Tak hanya itu, petugas juga melakukan pra-rekonstruksi Tempat Kejadian Perkara (TKP) terhadap tersangka penyalahgunaan narkotika yang berhasil diamankan, sebagai bagian dari proses penegakan hukum yang profesional dan transparan.
Kapolrestabes Medan: Negara Tidak Boleh Kalah
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan bahwa Jermal XV merupakan salah satu kawasan kartel narkoba terbesar di Medan yang telah menggurita selama bertahun-tahun dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
“Tempat ini merupakan salah satu kawasan kartel terbesar di Medan yang sudah bertahun-tahun menggurita.
Setiap kali personel masuk, sering terjadi perlawanan. Hal seperti ini tidak boleh lagi terulang,” tegasnya.
Menurut Kapolrestabes, kehadiran langsung pimpinan di lapangan adalah pesan bahwa negara hadir dan tidak akan mundur menghadapi kejahatan narkotika.

Pendekatan Humanis Selamatkan Generasi
Meski bertindak tegas, Kapolrestabes Medan menekankan bahwa operasi ini tidak semata-mata berorientasi pada penindakan hukum, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga penyelamatan. Jangan sampai terus berjatuhan korban, khususnya pemuda-pemuda generasi bangsa akibat narkoba,” pungkasnya.
Operasi Berkelanjutan
Polrestabes Medan memastikan operasi serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari komitmen menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Kota Medan.
(Nurlince Hutabarat)





