Medan, LINI NEWS – Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam I/Bukit Barisan Tahun 2026 berlangsung dengan penuh ketegasan dan semangat pembenahan internal.
Dalam arahannya, Pangdam menekankan pentingnya disiplin prajurit serta penerapan tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel sebagai fondasi utama dalam menjaga profesionalisme TNI AD.
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pejabat utama, para komandan satuan, serta jajaran pimpinan wilayah ini menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya, sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret menghadapi tantangan ke depan.
Penegasan Disiplin sebagai Pilar Utama
Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa disiplin bukan sekadar aturan, melainkan karakter dasar yang harus melekat pada setiap prajurit.
Ia menyoroti bahwa pelanggaran sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap citra institusi.
“Disiplin adalah nafas kita sebagai prajurit. Tanpa disiplin, profesionalisme hanya menjadi slogan,” tegasnya.
Pangdam juga meminta seluruh komandan satuan untuk menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan kepemimpinan, sehingga dapat membangun budaya kerja yang solid dan berintegritas.
Tata Kelola Bersih dan Transparan
Selain disiplin, perhatian besar juga diberikan pada penguatan tata kelola organisasi.
Pangdam menekankan pentingnya pengelolaan anggaran dan program secara transparan serta bebas dari praktik penyimpangan.
Langkah-langkah pengawasan internal diperintahkan untuk diperkuat, termasuk optimalisasi fungsi pengendalian dan audit di setiap lini. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap kebijakan dan kegiatan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Adaptasi dan Modernisasi
Rapim juga membahas pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan dinamika ancaman modern.
Pangdam mendorong seluruh satuan untuk meningkatkan kemampuan digital serta memperkuat sistem informasi guna mendukung efektivitas operasional.
Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan juga menjadi prioritas utama dalam menghadapi era yang semakin kompleks.

Sinergi dengan Masyarakat
Kodam I/Bukit Barisan juga diharapkan terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
Pangdam menekankan bahwa kehadiran TNI harus dirasakan sebagai solusi, bukan sekadar simbol kekuatan.
Kegiatan teritorial, bantuan kemanusiaan, dan program sosial diharapkan semakin ditingkatkan sebagai bentuk nyata pengabdian kepada rakyat.
“Disiplin bukan beban, melainkan kehormatan yang menjaga martabat.”
“Integritas adalah kekuatan yang tidak terlihat, tetapi menentukan segalanya.”
“Pemimpin sejati memberi contoh, bukan sekadar perintah.”
“Kebersihan tata kelola adalah cermin kepercayaan publik.”
“Profesionalisme lahir dari konsistensi dalam hal-hal kecil.”
“Perubahan dimulai dari keberanian untuk berbenah.”
“Mengabdi dengan tulus adalah wujud tertinggi dari loyalitas.”
Rapim Kodam I/Bukit Barisan 2026 menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen menuju institusi yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.
Dengan disiplin yang kokoh dan tata kelola yang bersih, Kodam I/Bukit Barisan diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa.
(Nurlince Hutabarat)




